Aloha!

Aloha!

Si pemilik blog ini sedang “Sok Sibuk” dengan pekerjaan, usaha dan TA (Tugas Akhir) nya, mohon do’a dari teman-teman semua, agar dipermudah oleh Allah dan lulus tepat waktu alias tahun ini. Aamiin

Setelah itu, aku akan kembali meramaikan dunia tulis-menulis #eaaa

Salah satu oleh-oleh dari Cirata - Purwakarta Februari lalu

Salah satu oleh-oleh dari Cirata - Purwakarta Februari lalu

Hihihi… Siapa yang suka duren juga???? pasti ngiler :p

Iseng aja narok poto itu, mau narsis + norak *piss*

Selamat beraktifitas, teman-teman blogger!

Televisi

Televisi

Hari sudah larut, aku masih saja termenung memandangi potret seorang lelaki. Tampan, bersahaja dan juga bergaya. Bukan siapa-siapa, padahal lelaki itu hanyalah seorang Penyanyi luar negeri. Matanya agak sipit, belum lagi saat ia tersenyum, hampir tak tampak bola matanya.

Kenapa aku begitu bersikeras memasang foto  terbesar Penyanyi itu? Karena aku sangat ingin berjumpa dengan Idolaku itu. Ia kini sedang naik daun, tak sedikit wanita yang berusaha keras untuk mendapatkan tiket berbayar apalagi GRATIS untuk bertemu langsung dengannya. Teman-teman ku contohnya, ia rela menghabiskan waktu berjam-jam didepan komputer, sambil berlomba-lomba me retweetinfo2 dan juga berbagai macam quis yang di adakan oleh beberapa perusahaan media.

Lalu bagaimana denganku? Bukankah aku pun mempunyai tujuan yang sama dengan mereka?.  Benar, benar sekali. Lalu mengapa aku tak melakukan hal yang sama dengan teman-teman ku?. Ayah berjanji ingin membelikan tiket untukku, meski bukan yang VVIP, tak mengapa, aku akan sabar menunggu janji Ayah.

————————————————————————————————————————- Read the rest of this entry

Hari ini, Hari Selasa!

Hari ini, Hari Selasa!

Hari ini, sepuluh januari duaribu duabelas, hari Selasa.

Baiklah, di siang menjelang sore yang mendung dan adem ini, saya kembali ingin berbagi untuk teman-teman, ah… paling tidak, berbagi ke blog yang udah beberapa bulan hanya saya pandangi dan pandangi, nunggu-nunggu ide dan nunggu mood naik, dan ternyata pun tak menghasilkan banyak, hanya 1 postingan terakhir yang … yaaa… gak pake mikir-mikir banyak, cuma ngetik lirik dan mengulasnya sedikit :D , ah biar lah yaaaaaa… lumayan si daripada lumanyun :p

Oke, hari ini kebagian tugas keluar kantor, mengurus “sesuatu” ke Bank yg letaknya berada di daerah nyang gedung nye besar-besar ntu :-D Sudirman tepatnya, karena berangkat agak siang *dikit* jadi nunggu bus ke arah sana agak lama, akhirnya, meski agak ragu, saya naik bus yang arah slipi, kalo gak salah liat, tadi nomor bus nya 55 *mudah-mudahan bener*, maksud hati nanti turun di Komdak, trus naik bus kecil ke arah BEJ. Duduklah, dan saya melanjutkan membaca buku pinjaman dari teman yang udah berbulan-bulan belum di baca, padahal baca 1 hari pun itu buku kelar yah, tapi yaaa, maklum aja deh ya :D , FYI aja itu judul buku nya “Ternyata, Sedekah Nggak Harus Ikhlas” Penulisnya Marah Adil, Psd., alias akun twitternya ini –> @pencintasedekah. Kondektur minta ongkos, saya kasih 2ribu, eh katanya 3rb, *shock* sambil mikir, saya kasih seribuan, apa iya udah naek nih tarif nye?!, trus ada yang jual kacang, saya kasih uang 2ribu, berharap di kembalikan seribu, eh katanya itu kacang harganya 2ribu *makin shock*, saya batal beli itu kacang. *ini gw yang kaga apdet, apa gw di bo’ongin???* akibat udah lama gak naik bus kota nih.

Oke,sambil serius baca buku itu, terdengar suara klakson yang sound nya sangat keren tapi agak ganggu juga, suaranya datang dari arah belakang bus yang saya tumpangi, sempet nengok ke belakangan dan ngedumel, “apasih? kenapa klakson nya gitu amat?”, trus kembali baca, ehh… bunyi klakson lagi 2 kali dari belakang, kali ini saya berfikir, itu bus apa ya yang di belakang? ternyata eh ternyata itu adalah TransJakarta saudara-saudara… langsung ngecek jalur yang di ambil bapak supir bus yang saya tumpangi, benar saja saudara-saudara, kami berada di jalurnya si “BUSWAY” itu. Dalam hati “Pantes aje di klaksonin terus dari tadi, jalanan dia di lewatin sih”. Selanjutnya tetap terdengar suara klakson dari TransJakarta itu, mungkin kalo itu TransJakarta bisa ngomong dia bakal ngomong gini : “WOY!!! INI JALANAN GW!! NGAPAIN LO LEWAT-LEWAT SINI??? BIKIN LAMA AJE LO!! MINGGIRR!!!”. Yup! Begitulah *mungkin*, jujur dari awal saya pun memang gak pernah suka tuh adanya busway yang mengkhususkan jalur untuk dia sendiri. Tapi siapa sih saya ini? hahaha :p, jadi seperti yang sudah di ketahui, kendaraan lain DILARANG melewati jalur bus “kesayangan” tersebut, itu lah peraturan resmi nya, jadi sebagai warga negara yang taat peraturan lalu lintas *kecuali sim*, saya sangat benar-benar gak setuju dengan keputusan yang di ambil oleh pak supir, yang memasuki jalur “Busway”. Dan benar saja, sampai di Pancoran, jreng jreng jreeeeeeeeeeeeeeeng!!! *sound mengerikan* ternyata di kolong fly over Pancoran, terdapat Read the rest of this entry

I Believe

I Believe

Just listen and watch this video!!!

Buat saya pribadi, mendalami arti dari lirik nya bikin merinding (at the first time i heard)  :D

(Irfan Makki)

Ku Yakin, Ku Yakin, Ku Yakin…

Saat menggapai cahaya,

Dan harapan tampak sirna,

Percaya tanpa ragu,

DIA selalu disisimu.

Yang tahu segala tentangmu,

Yang tahu isi hatimu,

Damai dan tenang hatimu,

Jika kau yakin padaNYA,

(Allah) Hadir didalam nafasku,

Gaung namaMU abadi,

Ku dijalanMU selalu,

Harapanku menatap wajahMU

Karna Ku percaya, ku percaya, ku percaya…

Yakin kah kau oh di hatimu? Read the rest of this entry

Biar saja, ya?!

Biar saja, ya?!

apakah aku bersalah,
sampai saat ini masih mengais-ngais sisa
meletakkannya ke dalam keranjang
satu-persatu ku tumpuk saja

demi apa?
aku hanya ingin menikmati nya
menikmati setiap keping yang terindah
merasakan hal yang tak lagi ku rasa
setidaknya sampai saat ini

demi apa?
meski yakin itu bukanlah satu-satu nya cara
aku tetap saja,

biarkan aku melahapnya,
sebelum itu mengumpulkannya
didepan mata
kemudian melihat, merasakan, menikmati
semua yang pernah ku terima

agar ku tahu
bagaimana mensyukuri semua
pertemuan dengannya
perpisahan tanpanya

lalu begitu pula selanjutnya.

aku hanya ingin, sendiri.
menikmati setiap sisi.

biar saja ya?!

03-08-11

Ayah

Ayah

Ayah!

Seseorang yang dulu aku panggil, “Apa” (dalam bahasa minang yang berarti Ayah)

Saat pindah ke Ibukota, aku terkena racun, teman-teman sebayaku memanggil Ayah nya dengan sebutan “Papa”. Kupikir, tak jauh berbeda dengan panggilan ku kepada “Apa”. Dikemudian waktu, aku berusaha memanggilnya dengan sebutan “Papa”, dan beliau menjawab “Jangan panggil Papa, karena orang seperti kita, rasanya kurang tepat memanggil dengan sebutan Papa, lagipula aku bukan siapa-siapa”.

Awalnya ku pikir aneh, namun iya jua lah pikirku sejenak kemudian, kami hanya keluarga sederhana. Dan selajutnya aku belajar memanggil “Ayah”, seperti anak bayi belajar berjalan, kadang ku panggil Ayah, kadang ku panggil Papa, kadang kembali ke “Apa” :D .

Ayah?!

Seseorang yang aku tak pernah merasakan kelembutan dari nya, terhitung sejak aku mampu berjalan diatas kaki ku sendiri, mungkin?!

Seseorang yang tak pernah mampu mengungkapkan rasa dengan bicara, tak juga dengan cinta

Jika kalian sering pergi tamasya bersama Ayah, dengan aku tidak begitu

Jika kalian sering diajak bermain meski hanya sesaat sebelum Ayah berangkat bekerja, dengan aku bukan begitu

Jika kalian sering bermanja-manjaan dengan Ayah, dengan aku mungkin bukan tidak begitu

Bukan, tidak begitu?! Read the rest of this entry

Melukis Impian

Melukis Impian

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh…

Silakan buat kopi atau teh dan duduk dengan tenang untuk membaca postingan saya kali ini :D ohiya, jangan lupa cemilannya juga yaaaa !!!

~~~

Tertanggal 8 Juni 2010 lalu, saya dan beberapa teman kampus membuat beberapa Impian-impian yang ingin kami capai, awalnya sih cuma saya saja yang membuatnya di catatan pribadi saya, kurang lebih saya menuliskannya begini :

Obsessions :

Jangka Panjang

-          Lulus D3 tahun 2012

-          Karir + Sukses +Bahagiain Ortu

-          Naik Haji in Orang Tua

-          Nikah

-          Jadi Pengusaha

Jangka pendek

-          Sepatu Kets

-          Netbook

-          Bayar semua hutang-hutang

-          Khatam Qur’an di bulan Ramadhan

Mei 2011 (sekarang)

Nah, yang sudah bisa di bahas saat ini adalah Obsesi jangka pendek, karna toh saya sendiri sekarang masih bekerja di tempat yang sama dan belum lulus D3. Nah dari 4 daftar jangka pendek yang saya tuliskan, 2 yang telah terwujud, yaitu punya sepatu kets dan Netbook :D Alhamdulillah, terpaksa beli demi kelancaran kegiatan perkuliahan.Demi masa depan juga lah, demi mencapai impian lulus D3,  demi mencapai kerja yang lebih baik, nikah, meneruskan S1 dan seterusnya. Dua yang lainnya belum full, masih setengah2, hutang juga harus secepatnya dilunasi, soale kalo besok dipanggil Allah, serem juga :-( kalo ninggalin hutang (Na’udzubillah). Khatam Alqur’an juga belum, baru sampe di tengah2 (selama ramadhan), ohooo… kalo dipikir2, yang terwujud duluan kok ya urusan dunia yak?  :-( Astaghfirullahal’adzim… mudah2an kedepan bisa lebih baik.. Amin.

Oke, setelah membaca ulang tulisan impian-impian saya, Read the rest of this entry

Rahasia-rahasia

Rahasia-rahasia

Rahasia-rahasia,
Hatiku,
Jagalah rahasia cintamu
dan sembunyikanlah rahasia itu
dari mereka yang melihat.
Dan engkau akan memperoleh nasib yang lebih baik.
Mereka yang mengungkapkan rahasia dianggap sebagai orang bodoh.
Kesunyian dan kerahasiaan sungguh jauh lebih baik bagi orang-orang
yang sedang jatuh cinta.

- Kahlil Gibran dalam Rahasia-rahasia

 

Begitulah jalan yang kupilih,

Meski tak banyak yang menyetujui ini,

Tapi mendamaikanku,

Meski untuk diriku sendiri

Kurasa itu cukup.