Iklim Di Hati

Pagi…aku rindu pada Senja itu,
rindu pada tempat yang menghantarkan Malam…

Siang…aku rindu pada Pagi itu,
rindu pada tempat yang memuncahkan semangat…

Senja…aku rindu pada Malam itu,
rindu pada hati sendu yang membangkitkan kasih…

dan Malam…aku rindu pada Siang itu,
rindu pada rasa yang melelehkan baja…

tak banyak lagi kata [dedicated to Alm.Bagus Karo-Karo]

sebelumnya
kita tak pernah berbincang banyak kata
namun saat itu
yang tak kan pernah terlupa

kita bahkan terlalu banyak kata
aku berkata “kk tau ga? awalnya aniel ga terlalu suka, tidak seperti halnya teman2 aniel, soalnya menurut aniel kk biasa ajah, bahkan sempet gak suka, terlalu angkuh kelihatannya”

ku ungkap rasa saat pertama melihat sosok seorang Bagus Karo Karo

tapi untuk pertemuan berikutnya
Bagus seperti namanya, Bagus

selanjutnya
Baik seperti orangtuanya, Baik

selanjutnya
Pintar dan bersahabat
dan seterusnya…

terakhir…
kau terlihat tegar
kau selalu kuat
kau berkata “gak, ga ngerasain apa-apa kok”
dengan nada biasa, mimik muka yang biasa, seakan tak ada terjadi apa-apa dengan mu

rautmu tenang…
ditambah senyuman hangat,
kau tampak tenang,

namun sebelumnya
aku tak sempat berbincang banyak kata
namun saat itu
yang tak kan pernah terlupa

tak ada banyak kata lagi,
bahkan tidak untuk melihat raut wajahmu terakhir kalinya
namun yakinku, kau pun kuat untuk pergi
tenanglah bersama kekasihmu
temui kebahagiaan Abadi di sana
IA begitu merindukanmu
IA begitu menyayangimu

satu hal,
aku baru merasakan
benar-benar kehilangan
orang yang selalu bersama-sama
dan tak dapat ku lukis dengan kata

ka…
semoga bahagia disana yah, kau lebih dulu menemuiNya, kk bikin jaringan buat internetan dunk disana, biar kita bisa chatting lagi, biar bisa tuker info juga disana kaya apa sih? serem ya ka? kk dah lewatin semua ujiannya kan? kk akan dapet bidadari dari Nya kan? kk masih inget kita semua kan? kk masih kk nya kita kan? kk masih sahabat kita kan? selamanya kan? selamanya????

untuk kk dan sahabat kami
Alm. Bagus Karo Karo

hanya ini dan beribu doa dari kami ka

we’ll always love you…

Nyata…

apa yang harus kau ragu kan lagi?
semua telah tercipta untuk mu
setiap kata telah terurai karena mu
setiap tetes air mata telah tercurah
setiap rasa telah terbentuk
apa yang kau inginkan?
semua nyata kepada mu

nyata,

meski semu di dalam ruang hati nya..
cukupkanlah dia merampungkan kepedihan
agar lara yang membekas, bisa hilang dari nya
mungkin juga enyah dari jiwa..

nyata,

tak ada yang mampu menutup nya
bahkan salah satu di antara kita
masih kah kau ingin bermain dengan ku
dengan hati yang begitu angkuh..

nyata..

bye : me

28.maret.2010