Hari ini


22 Desember 2010

Hari ini,

semua mengucapkan kata-kata terindah,

syair-syair lagu terbaik,

puisi-puisi menyentuh hati,

doa-doa penuh harap,

ungkapan penuh cinta,

Hari ini,

Semua begitu hingar-bingar,

seperti ada perayaan besar,

seperti ada kebahagiaan,

semua bersorak

Hari ini,

ini tentang anak kepada Ibu

ini tentang anak kepada Ibu

ini tentang anak kepada Ibu

Hari ini

juga tentang Ibu mengasuh anak

juga tentang Ibu menjaga anak

juga tentang Ibu mengasihi anak

Hari ini,

apa pernah terlintas di benak?

tentang apa yang dirasakan ibu?

tentang bagaimana kesehatan ibu?

tentang apa yang membuat ibu gelisah?

Hari ini,

apa bingkisan itu yang Ibu harapkan dari mu?

apa bunga itu yang Ibu dambakan dari mu?

apa ucapan itu yang Ibu impikan dari mu?

apa syair-syair itu, yang tak pernah Ibu pahami selama ini?

apa? apa? apa lagi yang hendak kau lakukan?

Hari ini,

apa Ibu pernah meminta kembali segala yang telah di korbankan?

apa Ibu pernah berharap keburukan terjadi?

apa Ibu pernah melarang hal yang kau sukai?

apa Ibu pernah?

Hari ini,

aku hanya ingin menangis,

terdiam membatin,

bagiku ungkapan itu hanya GOMBAL-an

yang Playboy sering ucapkan untuk kekasih ke 2 dan ke 3

Hari ini,

aku hanya ingin memohon,

dalam hati berkata,

MAAF pada Ibu, Pada-NYA,

pada Ayah, Pada diri ku sendiri.

Hari ini,

aku hanya ingin menangis…

ya..

hanya itu…

Advertisements

5 thoughts on “Hari ini

  1. RandyDp says:

    Terdiam mematung….
    menapakan kaki di pasir pantai sore itu…
    matahari yg seiring hilang dr hadapQu…
    mencoba ingatkan Qu tuk beranjak…

    Tiupan angin pantai…
    membuat hati ini menjadi tenang…
    dikala sangsurya hilang tenggelam…

    Qu coba rentangkan kaki Qu…
    tuk hilangkan keluh resah pada hari ini…

    Haruskah Qu terdiam dlm kesepian hati…
    menanti seseorg yg menyapa hidup Qu yg sepi ini…

    smoga ada secercah harapan esok hari…
    untuk Qu…kembali ….

    Randy.Dp

  2. hahahaha…
    gw kaya pernah liat nih puisi,. kopi paste dari mana luh dut??
    hahaha.. kaga pantes ndut lu bikin puisi, muke lu gak mendukung 😀 hehehe

    tp bolehhh laah 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s