Ayah

Ayah!

Seseorang yang dulu aku panggil, “Apa” (dalam bahasa minang yang berarti Ayah)

Saat pindah ke Ibukota, aku terkena racun, teman-teman sebayaku memanggil Ayah nya dengan sebutan “Papa”. Kupikir, tak jauh berbeda dengan panggilan ku kepada “Apa”. Dikemudian waktu, aku berusaha memanggilnya dengan sebutan “Papa”, dan beliau menjawab “Jangan panggil Papa, karena orang seperti kita, rasanya kurang tepat memanggil dengan sebutan Papa, lagipula aku bukan siapa-siapa”.

Awalnya ku pikir aneh, namun iya jua lah pikirku sejenak kemudian, kami hanya keluarga sederhana. Dan selajutnya aku belajar memanggil “Ayah”, seperti anak bayi belajar berjalan, kadang ku panggil Ayah, kadang ku panggil Papa, kadang kembali ke “Apa” :D.

Ayah?!

Seseorang yang aku tak pernah merasakan kelembutan dari nya, terhitung sejak aku mampu berjalan diatas kaki ku sendiri, mungkin?!

Seseorang yang tak pernah mampu mengungkapkan rasa dengan bicara, tak juga dengan cinta

Jika kalian sering pergi tamasya bersama Ayah, dengan aku tidak begitu

Jika kalian sering diajak bermain meski hanya sesaat sebelum Ayah berangkat bekerja, dengan aku bukan begitu

Jika kalian sering bermanja-manjaan dengan Ayah, dengan aku mungkin bukan tidak begitu

Bukan, tidak begitu?! Continue reading

Melukis Impian

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh…

Silakan buat kopi atau teh dan duduk dengan tenang untuk membaca postingan saya kali ini 😀 ohiya, jangan lupa cemilannya juga yaaaa !!!

~~~

Tertanggal 8 Juni 2010 lalu, saya dan beberapa teman kampus membuat beberapa Impian-impian yang ingin kami capai, awalnya sih cuma saya saja yang membuatnya di catatan pribadi saya, kurang lebih saya menuliskannya begini :

Obsessions :

Jangka Panjang

–          Lulus D3 tahun 2012

–          Karir + Sukses +Bahagiain Ortu

–          Naik Haji in Orang Tua

–          Nikah

–          Jadi Pengusaha

Jangka pendek

–          Sepatu Kets

–          Netbook

–          Bayar semua hutang-hutang

–          Khatam Qur’an di bulan Ramadhan

Mei 2011 (sekarang)

Nah, yang sudah bisa di bahas saat ini adalah Obsesi jangka pendek, karna toh saya sendiri sekarang masih bekerja di tempat yang sama dan belum lulus D3. Nah dari 4 daftar jangka pendek yang saya tuliskan, 2 yang telah terwujud, yaitu punya sepatu kets dan Netbook 😀 Alhamdulillah, terpaksa beli demi kelancaran kegiatan perkuliahan.Demi masa depan juga lah, demi mencapai impian lulus D3,  demi mencapai kerja yang lebih baik, nikah, meneruskan S1 dan seterusnya. Dua yang lainnya belum full, masih setengah2, hutang juga harus secepatnya dilunasi, soale kalo besok dipanggil Allah, serem juga 😦 kalo ninggalin hutang (Na’udzubillah). Khatam Alqur’an juga belum, baru sampe di tengah2 (selama ramadhan), ohooo… kalo dipikir2, yang terwujud duluan kok ya urusan dunia yak?  😦 Astaghfirullahal’adzim… mudah2an kedepan bisa lebih baik.. Amin.

Oke, setelah membaca ulang tulisan impian-impian saya, Continue reading