Televisi

Hari sudah larut, aku masih saja termenung memandangi potret seorang lelaki. Tampan, bersahaja dan juga bergaya. Bukan siapa-siapa, padahal lelaki itu hanyalah seorang Penyanyi luar negeri. Matanya agak sipit, belum lagi saat ia tersenyum, hampir tak tampak bola matanya.

Kenapa aku begitu bersikeras memasang foto  terbesar Penyanyi itu? Karena aku sangat ingin berjumpa dengan Idolaku itu. Ia kini sedang naik daun, tak sedikit wanita yang berusaha keras untuk mendapatkan tiket berbayar apalagi GRATIS untuk bertemu langsung dengannya. Teman-teman ku contohnya, ia rela menghabiskan waktu berjam-jam didepan komputer, sambil berlomba-lomba me retweetinfo2 dan juga berbagai macam quis yang di adakan oleh beberapa perusahaan media.

Lalu bagaimana denganku? Bukankah aku pun mempunyai tujuan yang sama dengan mereka?.  Benar, benar sekali. Lalu mengapa aku tak melakukan hal yang sama dengan teman-teman ku?. Ayah berjanji ingin membelikan tiket untukku, meski bukan yang VVIP, tak mengapa, aku akan sabar menunggu janji Ayah.

————————————————————————————————————————- Continue reading

Advertisements