Tunai Wajibku


Sebelumnya,

adalah waktu di mana tenang menjadi tujuan

Kemudian,

ada hal yang untuk kesekian kalinya, menyita mata

Selanjutnya,

ku tempuh jalan sewajarnya, sekadarnya

Akhirnya,

wajibku tunai

hakku boleh ku tuai?

 

*mungkin bersambung

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s